Langsung ke konten utama

Wisata Karamba ( waduk cengklik, kabupaten Boyolali )

2 tahun sudah saya berkeliaran di waduk cengklik kabupaten boyolali, mencari spot sunset,menikmati indahnya warna alam menjelang malam. dari berbaga lokasi di waduk cengklik hampir saya jelajahi.
Tapi kali ini saya mencoda di sudut lain, ditengah - tengah waduk cengklik menikmati indahnya langit dan sunset di sore hari.. woow.. sangat mengasikkan dan baru pertama kali saya melakukan ini, mungkin ini bisa refrensi anda untuk berkunjung di waduk cengklik dan memasuki area peternakan ikan atau karamba.

disini saya akan sedikit bercerita tentang suasana, pengalaman untuk menuju karamba. mungkin bagi kalian pengalaman ini tidak seperti yang anda bayangkan, tapi maaf saat itu saya sangat bahagia bisa menikmati sunset di tengah - tengah karamba.
Berawal dari kejadian yang sangat kebetulan. saya berbicara dengan nelayan karamba, "maaf pak saya mau mengambil gambar bapak dan anaknya." bapak itu bilang ; ohh iya silahkan mas. kemudian bapak itu berbicara,,, buat apa mas fotonya, "saya bilang : hanya buat koleksi aja kok pak. sejenak bapak itu sambil memasukan makanan ikan kedalam perahu. dan saya mengucapkan terimakasih, kemudia si bapak itu bilang ; mau ikut ke karamba mas?? saya pun dengan rautmuka kaget dan berkata ; SERIUS PAK?? bapak itu bilang ya mas.. mari silahkan. yah.. dan mulai itu lah say dengan semangat mempersiapkan peralatan secukupnya untuk di bawa ke karamba.

Mulailah perjalanan saya menuju karamba dan membaca BISMILAH dan berdoa di perjalanan, (SAYA TIDAK BISA BERENANG)

membelah tanaman ganggang dan Baru seperempat perjalanan ketemu dengan orang mancing nekat....
hahahaha 

Setelah mulai hampir sampai di karamba dengan air yang tenang dan ombak kecil yang terhempas oleh dayung sampan kecil...


Beberapa menit kemudian, sampailah di tempat penangkaran ikan...
Menikmati nelayan karamba yang sedang memberi makan pada ikan ikannya... cukup memberi pengalaman yang berkesan, sambil menunggu sunset yang sebenterlagi akan memunculkan warna indahanya.
Dan seperti inilah yang terjadi pada sore itu.






WOOW cukup sudah hari ini saya menikmati indahnya waduk cengklik. dan hari muali gelap dan saya pun menepi dan kembali pulang.


ya seperti itulah cerita singkat saya semoga berkenan bagi anda.
dan jika mampir di kota solo, atau di boyolali, jangan lewatkan tempat satu ini,, dan silahkan coba berkunjung di karamba saat menjelang sunset.

Postingan populer dari blog ini

keluar di dalam

Lensasemutireng.blogspot.com _ Keluar di dalam, keluar kok di dalam. Memang di situlah letak keajaiban dimulai dan berwujud.  Tanpa adanya kata ini tidak lah ada manusia setalah Mbah Adam, satu keturunan tetapi beda peradaban lupa asal usul pada akirnya saling tindas. Sebenarnya apa yang di cari kalau semua sudah di tuliskan begitu rapi atas kehendaknya, dan setiap orang akan memiliki lakon masing-masing dan selalu jadi pemeran utama karena sudah dipilihlah personal itu. .

Sapi Brujul 2016

www.lensasemutireng.com - Indonesia kaya akan budaya - budaya yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur. di setiap daerah, disetiap pulau terdapat berbagai suku agama budaya yang berbeda. Itulah keunikan Indonesia.  mungkin banyak budaya-budaya di indonesia ini yang hampir sama pelaksanaanya dan prosesnya tapi di lakukan atau dilaksanakan di tempat yang berbeda. Salah satunya adalah Sapi Brujul yang berasal dari daerah Jawa Timur probolinggo. Sapi Brujul tidak beda jauh denga Karapan Sapi dari Madura, yang membedakannya adalah tempat sapi itu melaju, Sapi brujul berpaju di lahan yang basah atau berair, Karapan Sapi berpacu dilahan yang kering atau tanah lapang yang luas. Mungkin sempat bertanya-tanya dalam pikiran saya, "wah hampir mirip dengan Pacu jawi di sumatra barat" yang berpacu dilahan basah, cuman yang membedakan cara pengendara sapinya. coba kita bisa googling perbedaaan karapan sapi dan sapi brujul. Bagi kita yang hobi dengan memotret budaya, trav...

Wanita Pejuang Malam

Ramai jalanan ramai tempat hiburan malam Nada hape bergoyang menandakan bekerja untuk berkendara dengan Liman. Terlihat sosok wanita di sebrang jalan perumahan menggunakan daster warna orange di antara gelapnya malam, sambut senyum dan kata selamat malam menjadi prioritas dan di jawab dengan lembut lalu kami menuju tempat tujuan dengan diam tanpa kata, sampailah tujuan di hiburan malam dan si mbak mbak itu  turun dan memberikan uang lembaran biru dengan berpakaian minim kain, aku terdiam dan terkejut, sejak kapan ia ganti baju.  Tidak jauh dari lokasi nada panggilan berbunyi panggilan untuk menjemput seorang pekerja malam yang sudah muntah. Muntah tentang rayuan, Andara namanya,sekilas saya banyak bertanya tentang peradaban dunia hiburan yang bikin melayang, ia berkata " saya sudah kebal rayuan, saya seorang SPG minuman beer di situ, saya lagi ambil cuti karena lepasin job kerja, saya takut di tempat karoke. Katanya di tempat karoke tubuh rasa berserah, silahkan senggol asal b...