Langsung ke konten utama

Bahagia Mereka Itu Sederhana "OM TELOLET OM"


lensasemutireng.com - Bahagia Mereka Itu Sederhana "OM TELOLET OM" kata-kata itu yang sering terucap jejaring sosial facebook, twitter dan instagram. Saya mulai mendengar kat OM TELOLET OM pada tahun 2015 lalu, yang di kabarkan bahwa ada seorang bocah memburu klakson bis yang melintas dan mereka berteriak meminta Telolet dan merekan dengan Smartphone. Hal ini menjadi tanda tanya bagi saya, memang jaman sudah banyak berubah, permainan tradisional di kalangan bocah mulai sirna, hingga kini teknologi yang membuat mereka berimajinasi.

Pada bulan Desember 2016, OM TELOLET OM menjadi sebuah kata- kata yang populer di dunia, dari para bocah merambah keseluruh kalangan  masyarakat indonesia dan mancanegara. Saya cukup bangga dengan ini, INDONESIA memang benar-benar memiliki kreativitas yang berlebihan, hingga mendunia. para artis dan tokoh-tokoh masyarakat mulai berpartisipasi dengan OM TELOLET OM.

tapi trend ini sangat sangat meredam suasana rakyat indonesia yang kini masih hangat tentang isu sara. Meraka tidak peduli alangkah indahnya OM TELOLET OM.

Hal ini membuat penasaran saya pada hari ini, menyempatkan waktu untuk langsung melihat suasana ketika mereka meminta OM TELOLET OM.

Ya memang seru, dengan cuaca panas terik matahari mereka berteriak meminta, dan beberapa kata dan momen ini membuat saya cukup tertawa terbahakbahak.

" OM TELOLET OM, sang supir acuh tak acuh, Mereka bersorak... HUUUUUUU"
" OM TELOLET OM, sang supir memberikan Teloletnya, mereka beraksi dengan berjoget dan merekam aksi mereka dan berteriak, Terimakasih OM"
" OM TELOLET OM, Sang Sopir memberikan Telolet yang berbunyi TOT...TOTTTT...
dan mereka berkata HUUUU, NEK OORA DUE TELOLET RASAH LEWAT KENE"

secara spontan saya tertawa dan masih teringat moment itu., jika kalian penasaran silahkan coba dan cari ekspresi merekaa, mungkin bisa mengobati pikiran anda....



Postingan populer dari blog ini

keluar di dalam

Lensasemutireng.blogspot.com _ Keluar di dalam, keluar kok di dalam. Memang di situlah letak keajaiban dimulai dan berwujud.  Tanpa adanya kata ini tidak lah ada manusia setalah Mbah Adam, satu keturunan tetapi beda peradaban lupa asal usul pada akirnya saling tindas. Sebenarnya apa yang di cari kalau semua sudah di tuliskan begitu rapi atas kehendaknya, dan setiap orang akan memiliki lakon masing-masing dan selalu jadi pemeran utama karena sudah dipilihlah personal itu. .

Sapi Brujul 2016

www.lensasemutireng.com - Indonesia kaya akan budaya - budaya yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur. di setiap daerah, disetiap pulau terdapat berbagai suku agama budaya yang berbeda. Itulah keunikan Indonesia.  mungkin banyak budaya-budaya di indonesia ini yang hampir sama pelaksanaanya dan prosesnya tapi di lakukan atau dilaksanakan di tempat yang berbeda. Salah satunya adalah Sapi Brujul yang berasal dari daerah Jawa Timur probolinggo. Sapi Brujul tidak beda jauh denga Karapan Sapi dari Madura, yang membedakannya adalah tempat sapi itu melaju, Sapi brujul berpaju di lahan yang basah atau berair, Karapan Sapi berpacu dilahan yang kering atau tanah lapang yang luas. Mungkin sempat bertanya-tanya dalam pikiran saya, "wah hampir mirip dengan Pacu jawi di sumatra barat" yang berpacu dilahan basah, cuman yang membedakan cara pengendara sapinya. coba kita bisa googling perbedaaan karapan sapi dan sapi brujul. Bagi kita yang hobi dengan memotret budaya, trav...

drama roso

Walau sudah mengerti atau hanya sebatas tau tentang konsep hidup ternyata masih saja mengeluh dan itulah manusia tempat salah dan lupa. Aku terhibur dan melegakan hati ketika istriku pagi-pagi sudah repot mempersiapkan bekal Untuk ku agar aku tidak lupa makan katanya. beberapa potongan susi yang istriku Siapkan memberikan energi positif kepadaku  tentang sebuah keharusan saya berjuang untuk mereka, walau hari ini bukan sebuah pekerjaan tapi istriku  meyakini apa yang aku lakukan akan  menghasilkan. Lega rasanya, sehari an aku me motret festival limagunung  yang tampaknya mood pemotret juga kurang baik. Ketika malam tiba aku rebahan di halaman rumah sambil melihat terangnya cahaya bulan dan satu pohon menjulang ke atas, perasaan  Rindu itu datang menghampiri. Sosok pabak terlintas di kepadaku, dan beberapa hari ini anakku sering mengajakku berdialog di depan rumah, ia mengatakan bahwa kakung ada di langit, ia ingin meminta baju polisi kep...