Langsung ke konten utama

Satu Hari Yang Berharga


lensasemutireng.com - Jakarta penuh cerita dari sisi kanan maupun kiri, dari atas maupun bawah. Mereka semua sama. Sama-sama bekerja keras menggapai mimpi ataupun untuk menyambung hidup.



Sejauh mata memandang, tiada henti melihat mereka para pemburu rupiah dengan penuh semangat dan saakan tiada batas lelahnya. Mulai dari pangkalan ojek onlyne, Bajai dan angkutan umum selalu ada penumpang yang sesak, jalananpun seakan tidak mampu menampung semua transportasi yang ada untuk mereka para pekerja.


Bangunan pencakar langit seakan sudah tiada jarak, dan kita pun mampu melambaikan tangan untuk menyapa. Area perumahan dan perkampungan mulai menyempit berlari di dalam rumah sudah tidak mungkin. Tanah sejengkal seharga Emas Berlian, Begitu INDAH JAKARTA.




Dalam menjalani hari demi hari merekapun berdansa dengan tubuh yang terikat, Menyejukkan raga di dalam ruang dengan udara yang menjelma menjadi uap panas. Tapi mereka selalu berdendang di hari dimana mereka berkumpul dan menyatu dalam ruang yang sama di Jl. Sudirman. kanan, kiri, atas dan bawah tidak ada batas walau hanya beberapa jam, melepas ikatan hanya sesaat.




Melihat buah hatinnya tersenyum bahagia sudah cukup mengobati rindunya ketentraman dan Harmoni keluarga meneduhkan hati menjadi sandaran untuk melepas lelah. kota yang penuh dinamika kehidupan sosial seakan menjadi surga dalam waktu 24 Jam.









Postingan populer dari blog ini

keluar di dalam

Lensasemutireng.blogspot.com _ Keluar di dalam, keluar kok di dalam. Memang di situlah letak keajaiban dimulai dan berwujud.  Tanpa adanya kata ini tidak lah ada manusia setalah Mbah Adam, satu keturunan tetapi beda peradaban lupa asal usul pada akirnya saling tindas. Sebenarnya apa yang di cari kalau semua sudah di tuliskan begitu rapi atas kehendaknya, dan setiap orang akan memiliki lakon masing-masing dan selalu jadi pemeran utama karena sudah dipilihlah personal itu. .

drama roso

Walau sudah mengerti atau hanya sebatas tau tentang konsep hidup ternyata masih saja mengeluh dan itulah manusia tempat salah dan lupa. Aku terhibur dan melegakan hati ketika istriku pagi-pagi sudah repot mempersiapkan bekal Untuk ku agar aku tidak lupa makan katanya. beberapa potongan susi yang istriku Siapkan memberikan energi positif kepadaku  tentang sebuah keharusan saya berjuang untuk mereka, walau hari ini bukan sebuah pekerjaan tapi istriku  meyakini apa yang aku lakukan akan  menghasilkan. Lega rasanya, sehari an aku me motret festival limagunung  yang tampaknya mood pemotret juga kurang baik. Ketika malam tiba aku rebahan di halaman rumah sambil melihat terangnya cahaya bulan dan satu pohon menjulang ke atas, perasaan  Rindu itu datang menghampiri. Sosok pabak terlintas di kepadaku, dan beberapa hari ini anakku sering mengajakku berdialog di depan rumah, ia mengatakan bahwa kakung ada di langit, ia ingin meminta baju polisi kep...

Wanita Pejuang Malam

Ramai jalanan ramai tempat hiburan malam Nada hape bergoyang menandakan bekerja untuk berkendara dengan Liman. Terlihat sosok wanita di sebrang jalan perumahan menggunakan daster warna orange di antara gelapnya malam, sambut senyum dan kata selamat malam menjadi prioritas dan di jawab dengan lembut lalu kami menuju tempat tujuan dengan diam tanpa kata, sampailah tujuan di hiburan malam dan si mbak mbak itu  turun dan memberikan uang lembaran biru dengan berpakaian minim kain, aku terdiam dan terkejut, sejak kapan ia ganti baju.  Tidak jauh dari lokasi nada panggilan berbunyi panggilan untuk menjemput seorang pekerja malam yang sudah muntah. Muntah tentang rayuan, Andara namanya,sekilas saya banyak bertanya tentang peradaban dunia hiburan yang bikin melayang, ia berkata " saya sudah kebal rayuan, saya seorang SPG minuman beer di situ, saya lagi ambil cuti karena lepasin job kerja, saya takut di tempat karoke. Katanya di tempat karoke tubuh rasa berserah, silahkan senggol asal b...