Langsung ke konten utama

Hunting nuansa lampion menjelang Imlek di Solo 2020

lensasemutureng.blogspot.com _ Januari yang hujan sehari-hari, aku lalui melihat di jendela kamar terlihat langit sore hari terlihat gelap, sempat aku gagalkan hari ini untuk hunting foto. Tetapi ada kesibukan harianku menggiringku ke pasar gede solo yang sesak dan ramai banyak manusia-manusia selfie dan eksis sosial. Update mereka tentu tidak akan tertinggal karena sudah mulai yang namanya gaya hidup .

Dengan camera baruku yang aku dapat dari Canon photo marathon yaitu Eos M5 aku memotret dengan lensa 22mm. Dengan pendekatan street fotografi, tetapi aku seting di mode manual focus, entah kenapa akhir-akhir ini aku suka manual fokus. Walau kadang hasil tidak setajam silet. Tapi ini bagian dari karya dokumentasi jalannanku, Jadi aku bebas berekspresi. Bisa untuk photostock lomba dan stock foto seharian ku memotret.

tampaknya aku jatuh cinta dengan lensa 22mm, menurutku sangat pas dengan jarak pandang ku. Street fotografi memang tidak ada pakemnya, mayoritas mereka untuk koleksi pribadi hasil fotonya, atau bisa di jadikan buku atau ikutkan lomba tertentu. Diluar dari foto yang indah, tapi street fotografi di indonesia itu sangat simple , sederhana tapi bermakna di kemudian hari, karena dengan adanya street fotografi rekam peradaban akan berkumandang di dunia Maya.

Salam motret, jangan lupa share...

Postingan populer dari blog ini

keluar di dalam

Lensasemutireng.blogspot.com _ Keluar di dalam, keluar kok di dalam. Memang di situlah letak keajaiban dimulai dan berwujud.  Tanpa adanya kata ini tidak lah ada manusia setalah Mbah Adam, satu keturunan tetapi beda peradaban lupa asal usul pada akirnya saling tindas. Sebenarnya apa yang di cari kalau semua sudah di tuliskan begitu rapi atas kehendaknya, dan setiap orang akan memiliki lakon masing-masing dan selalu jadi pemeran utama karena sudah dipilihlah personal itu. .

drama roso

Walau sudah mengerti atau hanya sebatas tau tentang konsep hidup ternyata masih saja mengeluh dan itulah manusia tempat salah dan lupa. Aku terhibur dan melegakan hati ketika istriku pagi-pagi sudah repot mempersiapkan bekal Untuk ku agar aku tidak lupa makan katanya. beberapa potongan susi yang istriku Siapkan memberikan energi positif kepadaku  tentang sebuah keharusan saya berjuang untuk mereka, walau hari ini bukan sebuah pekerjaan tapi istriku  meyakini apa yang aku lakukan akan  menghasilkan. Lega rasanya, sehari an aku me motret festival limagunung  yang tampaknya mood pemotret juga kurang baik. Ketika malam tiba aku rebahan di halaman rumah sambil melihat terangnya cahaya bulan dan satu pohon menjulang ke atas, perasaan  Rindu itu datang menghampiri. Sosok pabak terlintas di kepadaku, dan beberapa hari ini anakku sering mengajakku berdialog di depan rumah, ia mengatakan bahwa kakung ada di langit, ia ingin meminta baju polisi kep...

Wanita Pejuang Malam

Ramai jalanan ramai tempat hiburan malam Nada hape bergoyang menandakan bekerja untuk berkendara dengan Liman. Terlihat sosok wanita di sebrang jalan perumahan menggunakan daster warna orange di antara gelapnya malam, sambut senyum dan kata selamat malam menjadi prioritas dan di jawab dengan lembut lalu kami menuju tempat tujuan dengan diam tanpa kata, sampailah tujuan di hiburan malam dan si mbak mbak itu  turun dan memberikan uang lembaran biru dengan berpakaian minim kain, aku terdiam dan terkejut, sejak kapan ia ganti baju.  Tidak jauh dari lokasi nada panggilan berbunyi panggilan untuk menjemput seorang pekerja malam yang sudah muntah. Muntah tentang rayuan, Andara namanya,sekilas saya banyak bertanya tentang peradaban dunia hiburan yang bikin melayang, ia berkata " saya sudah kebal rayuan, saya seorang SPG minuman beer di situ, saya lagi ambil cuti karena lepasin job kerja, saya takut di tempat karoke. Katanya di tempat karoke tubuh rasa berserah, silahkan senggol asal b...