Langsung ke konten utama

Memulai produktif memotret

lensasemutireng.blogspot.com _ hari ini Jum'at 14 Februari 2020 aku pertama kali bangun pagi di bulan kedua, karena hidupku seperti kalong, tidur dimulai sejak ayam berkokok terdengar. Biasanya aku bangun jam 09.00, tapi hari ini aku bisa terbangun lebiha awal.

Mulai aku membuka mata aku ingin memotret, tapi tidak tau mau memotret apa dan kemana? Aku tancap gas motor untuk melaju entah kemana, suasana jalanan menuntunku ke arah PUrwosari. Jalanan Purwosari yang lagi di renovasi untuk flayover, aku berhenti sejenak sambil menghisap rokok dan melihat para mereka yang bekerja. 

Semakin lama saya rasa jalanan slametriadi terasa gersang tanpa pepohonan yang menyejukkan mata dan suasana, dan pandangan kota semakin luas karena tidak ada pohon-pohon yang menghiasi tepian jalan.

pak Slamet ini bukan seorang pekerja, tapi ia seorang tukang Becak yang berdiskusi dengan rekannya membahas soal desain jalanan dan saluran air di sini. Aku sapa dia " Monggo pak " sambil memotret.
aku melanjutkan perjalananku yang tanpa arah dan tujuan melihat sisi kanan dan kiri untuk mencari foto yang menurutku bagus.
terihat Bego yang berjalan pelan dan terlihat seseorang di lantai atas bangunan yang saya rasa ini menarik untuk di foto .

Aku hanya berkendara lurus mengikuti naluriku sampai pada akhirnya aku sampai di Pasar klewer, di sana aku memotret beberapa aktivitas di depan pasar.
Ssaya rasa sudah cukup hari ini, untuk memotret aku akan lanjutkan besuk untuk memotret jalanan lagi.

Postingan populer dari blog ini

keluar di dalam

Lensasemutireng.blogspot.com _ Keluar di dalam, keluar kok di dalam. Memang di situlah letak keajaiban dimulai dan berwujud.  Tanpa adanya kata ini tidak lah ada manusia setalah Mbah Adam, satu keturunan tetapi beda peradaban lupa asal usul pada akirnya saling tindas. Sebenarnya apa yang di cari kalau semua sudah di tuliskan begitu rapi atas kehendaknya, dan setiap orang akan memiliki lakon masing-masing dan selalu jadi pemeran utama karena sudah dipilihlah personal itu. .

Sapi Brujul 2016

www.lensasemutireng.com - Indonesia kaya akan budaya - budaya yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur. di setiap daerah, disetiap pulau terdapat berbagai suku agama budaya yang berbeda. Itulah keunikan Indonesia.  mungkin banyak budaya-budaya di indonesia ini yang hampir sama pelaksanaanya dan prosesnya tapi di lakukan atau dilaksanakan di tempat yang berbeda. Salah satunya adalah Sapi Brujul yang berasal dari daerah Jawa Timur probolinggo. Sapi Brujul tidak beda jauh denga Karapan Sapi dari Madura, yang membedakannya adalah tempat sapi itu melaju, Sapi brujul berpaju di lahan yang basah atau berair, Karapan Sapi berpacu dilahan yang kering atau tanah lapang yang luas. Mungkin sempat bertanya-tanya dalam pikiran saya, "wah hampir mirip dengan Pacu jawi di sumatra barat" yang berpacu dilahan basah, cuman yang membedakan cara pengendara sapinya. coba kita bisa googling perbedaaan karapan sapi dan sapi brujul. Bagi kita yang hobi dengan memotret budaya, trav...

Industri kain pantai di solo raya

lensasemutireng.com - Di Desa Mojolaban kabupaten Sukoharjo jawa tengah ini terdapat industri kain pantai, atau sering disebut kain jumput. dan di setiap rumah memiliki usaha kain tersebut, ada yang menyablon atau jumput dan pewarnaan, dan ada yang mencuci kain setelah proses pewarnaan dan kemudian menjemurnya. hampir sebagian besar dalam industri ini saat menjemur kain di sebuah tanah lapang atau Jemuran yang sudah di sediakan. Tapi uniknya di desa mojolaban ini saat menjemur di tepi tanggul sungai bengawan solo. dan seperti inilah penampakan aktivitas saat menjemur kain di industri kain pantai mas triyono.