Langsung ke konten utama

Cerita di balik Konsep Foto


judul : Coffee Time

lensasemutireng.blogspot.com _ Yang sebelumnya kita tegak berdiri menantang jaman, lalu kabar virus datang menyapa sesaat untuk mengingatkan kalau kita ini cuma bagian dari peran lakon panggung dunia, setiap manusia menjadi lakonnya ceritanya masing-masing.
Perlahan aturan dan nalar mulai hilang, nurani mulai tidak digunakan cuma pikiran berburuksangka dengan sesama yang meracuni jiwa jiwa manusia yang lupa memanusiakan manusia.
Pelaku wirausaha kalangan menengah kebawah kelabakan ngatasi jaman ini, kadang kita harus puasa agar esok tetap bisa modal kerja. Seperti memancing di danau yang katanya banyak ikan lapar, kita kasih umpan apapun dari pagi hingga tengah malam, masih terhitung jari Ikan yang merelakan diri kita tangkap untuk melanjutkan hidup.
Bahkan ada yang sudah buang muka sudah tidak ada harga diri lagi, gengsi sudah di buang jauh-jauh agar keluarganya tetap hidup. Para kucing garong masih duduk mengatur strategi untuk mangsa selanjutnya.

Tapi jaman ini lucu, diatur begitu dramatis oleh pencipta sehingga kehidupan kalangan menengah kebawah tetap bisa ketawa haha hihi menyambut manusi-manusia pintar yang bermain catur di ruangan yang sejuk dan gemerlap. 

Era cupang membantu para pejuang di ladang yang serba lucu, semua beternak ikan, semua bermain Godong ini bagai tanda bahasa sang pencipta, yang pada hakekatnya semua manusia kelak akan DONG ( paham ) tentang sebuah makna perjalanan kehidupan.


Postingan populer dari blog ini

keluar di dalam

Lensasemutireng.blogspot.com _ Keluar di dalam, keluar kok di dalam. Memang di situlah letak keajaiban dimulai dan berwujud.  Tanpa adanya kata ini tidak lah ada manusia setalah Mbah Adam, satu keturunan tetapi beda peradaban lupa asal usul pada akirnya saling tindas. Sebenarnya apa yang di cari kalau semua sudah di tuliskan begitu rapi atas kehendaknya, dan setiap orang akan memiliki lakon masing-masing dan selalu jadi pemeran utama karena sudah dipilihlah personal itu. .

Sapi Brujul 2016

www.lensasemutireng.com - Indonesia kaya akan budaya - budaya yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur. di setiap daerah, disetiap pulau terdapat berbagai suku agama budaya yang berbeda. Itulah keunikan Indonesia.  mungkin banyak budaya-budaya di indonesia ini yang hampir sama pelaksanaanya dan prosesnya tapi di lakukan atau dilaksanakan di tempat yang berbeda. Salah satunya adalah Sapi Brujul yang berasal dari daerah Jawa Timur probolinggo. Sapi Brujul tidak beda jauh denga Karapan Sapi dari Madura, yang membedakannya adalah tempat sapi itu melaju, Sapi brujul berpaju di lahan yang basah atau berair, Karapan Sapi berpacu dilahan yang kering atau tanah lapang yang luas. Mungkin sempat bertanya-tanya dalam pikiran saya, "wah hampir mirip dengan Pacu jawi di sumatra barat" yang berpacu dilahan basah, cuman yang membedakan cara pengendara sapinya. coba kita bisa googling perbedaaan karapan sapi dan sapi brujul. Bagi kita yang hobi dengan memotret budaya, trav...

drama roso

Walau sudah mengerti atau hanya sebatas tau tentang konsep hidup ternyata masih saja mengeluh dan itulah manusia tempat salah dan lupa. Aku terhibur dan melegakan hati ketika istriku pagi-pagi sudah repot mempersiapkan bekal Untuk ku agar aku tidak lupa makan katanya. beberapa potongan susi yang istriku Siapkan memberikan energi positif kepadaku  tentang sebuah keharusan saya berjuang untuk mereka, walau hari ini bukan sebuah pekerjaan tapi istriku  meyakini apa yang aku lakukan akan  menghasilkan. Lega rasanya, sehari an aku me motret festival limagunung  yang tampaknya mood pemotret juga kurang baik. Ketika malam tiba aku rebahan di halaman rumah sambil melihat terangnya cahaya bulan dan satu pohon menjulang ke atas, perasaan  Rindu itu datang menghampiri. Sosok pabak terlintas di kepadaku, dan beberapa hari ini anakku sering mengajakku berdialog di depan rumah, ia mengatakan bahwa kakung ada di langit, ia ingin meminta baju polisi kep...