Langsung ke konten utama

Berharap Sang Tuan

lensasemuteing.com - Manusia selalu memiliki keinginan yang lebih dalam segala hal, seperti keinginan untuk memelihara mahluk lain, mungkin di luar sana banyak yang mengkoleksi dan memelihara hewan buas didalam rumahnya, hal ini menjadi sesuatu yang tidak biasa. Tapi di sekeliling kita banyak manusia - manusia yang berhubungan baik dengan seekor binatang peliharaannya yang menyayangi, mangasihi bahkan seperti keluarga dalam satu atap, ada yang menjual binatang sebagai mata pencaharian mereka untuk menyambung hidup.

Ketika kita berjalan dalam sebuah keraiaman pasar hewan, beraneka ragam hewan peliharaan dijual-belikan, dan setiap hari tempat itu ramai dengan pengunjung, berarti banyak penggemar hewan peliharaan. di sisilain setiap jalan yang kita lewati di pagi hari, siang hari, malam hari tentu kita akan menemukan hewan yang sama di pasar hewan yang membedakan hanyalah mereka liar mencari makan dan yang dipasar sudah siap hidangan makananya di setiap hari atau lupa dikasih makan yang hidup santai dalam sangkar.


Pernahkah kita berfikir tentang mereka yang ada dijalanan dan yang ada di pasar hewan?  saya rasa mereka juga memiliki naluri, dan berharap untuk mendapat belas kasih sang tuan untuk mengadopsinya dan menyayanginya, tatapan mata mereka seakan ragu untuk mau, tapi mereka berharap.
Dan jika mereka bisa berbicara, mereka akan berkata ya dan tidak, mengatakan terimakasih ketika mereka di pelihara dengan baik, akan menjadi pemberontak ketika mereka tersiksa, mungkin itu sudah menjadi kodrat mahluk hidup di bumi ini.






Postingan populer dari blog ini

keluar di dalam

Lensasemutireng.blogspot.com _ Keluar di dalam, keluar kok di dalam. Memang di situlah letak keajaiban dimulai dan berwujud.  Tanpa adanya kata ini tidak lah ada manusia setalah Mbah Adam, satu keturunan tetapi beda peradaban lupa asal usul pada akirnya saling tindas. Sebenarnya apa yang di cari kalau semua sudah di tuliskan begitu rapi atas kehendaknya, dan setiap orang akan memiliki lakon masing-masing dan selalu jadi pemeran utama karena sudah dipilihlah personal itu. .

Sapi Brujul 2016

www.lensasemutireng.com - Indonesia kaya akan budaya - budaya yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur. di setiap daerah, disetiap pulau terdapat berbagai suku agama budaya yang berbeda. Itulah keunikan Indonesia.  mungkin banyak budaya-budaya di indonesia ini yang hampir sama pelaksanaanya dan prosesnya tapi di lakukan atau dilaksanakan di tempat yang berbeda. Salah satunya adalah Sapi Brujul yang berasal dari daerah Jawa Timur probolinggo. Sapi Brujul tidak beda jauh denga Karapan Sapi dari Madura, yang membedakannya adalah tempat sapi itu melaju, Sapi brujul berpaju di lahan yang basah atau berair, Karapan Sapi berpacu dilahan yang kering atau tanah lapang yang luas. Mungkin sempat bertanya-tanya dalam pikiran saya, "wah hampir mirip dengan Pacu jawi di sumatra barat" yang berpacu dilahan basah, cuman yang membedakan cara pengendara sapinya. coba kita bisa googling perbedaaan karapan sapi dan sapi brujul. Bagi kita yang hobi dengan memotret budaya, trav...

Industri kain pantai di solo raya

lensasemutireng.com - Di Desa Mojolaban kabupaten Sukoharjo jawa tengah ini terdapat industri kain pantai, atau sering disebut kain jumput. dan di setiap rumah memiliki usaha kain tersebut, ada yang menyablon atau jumput dan pewarnaan, dan ada yang mencuci kain setelah proses pewarnaan dan kemudian menjemurnya. hampir sebagian besar dalam industri ini saat menjemur kain di sebuah tanah lapang atau Jemuran yang sudah di sediakan. Tapi uniknya di desa mojolaban ini saat menjemur di tepi tanggul sungai bengawan solo. dan seperti inilah penampakan aktivitas saat menjemur kain di industri kain pantai mas triyono.