Langsung ke konten utama

" Jangan takut Salah dan Kalah " HIPA

www.lensasemutireng.com - HIPA ( Hamdan International Photography Award ) Bagi para hobis fotografi dan pemburu hadiah dalam ajang kompetisi Fotografi kelas dunia, Fotografer mana yang tidak tau lomba foto ini. dengan iming-iming Total hadiah kurang lebih 400.000 $. kira -kira dengan hadiah besar itu kalian akan membeli apa???
HIPA sudah di mulai sejak tahun 2011 hingga sekarang, yang masih konsisten dengan hadiahnya yang saat ini mendapat rengking tertinggi di ajang lomba foto. Lomba foto tingkat dunia sudah pasti kita bisa membayangkan betapa banyaknya foto, karya-karya yang luarbiasa yang terkadang tidak terfikir dalam pikiran kita.

Saya mengenal HIPA sejak tahun 2012. memulai mengenal dan iseng iseng kirim karya dia ajang lomba foto terbaikdi dunia. ditahun pertama kalah telak, penyisihan awalpun tidak lolos. ditahun 2013 mengirim 4 karya dalam 4 kategori lolos di penjurian ke 2 dan berujung gugur lagi. ditahun selanjutnya dan selanjutnya masih saja gugur, acc pun tidak. sungguha sangat berat ketika mengenal lomba foto tingkat dunia.
Apalah daya bagi saya yang mencoba berharap keberuntungan dan keajaiban dari tuhan agar bisa menjadi juara dalam kompetisi itu. Tapi kata menyerah tidak akan ada, selalu mencoba dan mencoba walau 4 tahun gagal dalam berkompetisi.

Dan di tahun 2016 - 2017 ada tema yang menurut saya cukup mengelitik dan membuat ini kepala kopyor mau motret apa dan membuat apa.  4 tema tahun ini yaitu CHALLENGE, DIGITAL MANIPULATION, PORTFOLIO, DAN GENERAL. yang bertahan tema dari tahun 2011 hanyalah General.

apa menurutmu kalau tema Challenge??? kira-kira apa yang kalian foto??
dan ketika kamu bisa berkarya dengan digital manipulation apa yang akan kamu buat dan kerjakan??

mungkin beberapa kali saya mencoba untuk membuat karya, dengan refrensi karya-karya D.I di mbah google. melihat, tirukan dan modifikasi, karena sesungnya semua sudah ada, kita cuma bisa mereproduksi.
2 bulan mencoba berkarya selalu ragu ditengah jalan. Takut salah, takut kalah dan lain-lain. para master-master photoshop yang ahli dalam manipulasi foto, dan kreatifitas tanpa batas ada di seluruh penjuru dunia.

karena terlalu teropsesi untuk memenangkan sebuah kompetisi HIPA. waktu terus berjalan hingga kurang 4 hari batas pengiriman foto. tidak bisa tidur karena mikir terlalu berlebihan.

saat saat itulah kasih sayang tuhan mulai terasa kepada saya, ibu dan bapak saya bilang " ORASAH WEDI SALAH DAN KALAH, kapan kamu menang dan kalah tuhan sudah mengaturnya. saat itulah saya mulai berfikir tenang, dan mencoba berkarya dengan tulus, tapi tetap saja masih ada keraguan didalam hati dan pikiran saya.
waktu tidak akan berhenti karena saya galau gak jelas mau membuat apa. datanglah sesosok orang yang sudah saya anggap sebagai sahabat dan kakak dalam hidup saya. dan ia berkata sama dengan kedua orang tua saya, " SING SEMELEH, WIS DI LOSKE WAE, ORASAH WEDI SALAH DAN KALAH" ya ternyata tuhan masih mengingatkan kepada saya melalui umatnya.

beberapa saat kemudian ia bermain kucing peliharan saya, sambil menjulurkan lidah dan melotot menurut saya ini sesuatu yang lucu, hingga saya meminta untuk mengulang adegan itu  dan saya memotretnya. dan saat itu juga saya memulai memanipulasi foto itu, tanpa rasa ragu dan kawatir, tenang, santai, dan satu setengah jam kemudian saya menyelesaikan karya digital manipulasi saya untuk saya kirim ke HIPA.

dan berikut ini karya digital manipulasi sederhana saya.




ya begitulah cerita posting blog saya kali ini. perjalanan dan pola pikir SALAH dan Kalah menghatui pikiran dan memperlambat untuk berkarya lebih maju, hikmah dalam situasi ini membuat saya paham, bahwa semua ini harus tulus dan iklas di setiap kali berkarya, menerima kegagalan ataupun keberhasilan dengan lapang dada. kegagalan adalah tabungan untuk menuju kesuksesan, terus berkarya dan jangan menyerah.


terimakasih sudah berkunjung di blog saya. jangan terlalu di pikirkan tulisan ini karena ini cuma saya awur, dalam mengisi posting blog pribadi saya.

Postingan populer dari blog ini

keluar di dalam

Lensasemutireng.blogspot.com _ Keluar di dalam, keluar kok di dalam. Memang di situlah letak keajaiban dimulai dan berwujud.  Tanpa adanya kata ini tidak lah ada manusia setalah Mbah Adam, satu keturunan tetapi beda peradaban lupa asal usul pada akirnya saling tindas. Sebenarnya apa yang di cari kalau semua sudah di tuliskan begitu rapi atas kehendaknya, dan setiap orang akan memiliki lakon masing-masing dan selalu jadi pemeran utama karena sudah dipilihlah personal itu. .

Sapi Brujul 2016

www.lensasemutireng.com - Indonesia kaya akan budaya - budaya yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur. di setiap daerah, disetiap pulau terdapat berbagai suku agama budaya yang berbeda. Itulah keunikan Indonesia.  mungkin banyak budaya-budaya di indonesia ini yang hampir sama pelaksanaanya dan prosesnya tapi di lakukan atau dilaksanakan di tempat yang berbeda. Salah satunya adalah Sapi Brujul yang berasal dari daerah Jawa Timur probolinggo. Sapi Brujul tidak beda jauh denga Karapan Sapi dari Madura, yang membedakannya adalah tempat sapi itu melaju, Sapi brujul berpaju di lahan yang basah atau berair, Karapan Sapi berpacu dilahan yang kering atau tanah lapang yang luas. Mungkin sempat bertanya-tanya dalam pikiran saya, "wah hampir mirip dengan Pacu jawi di sumatra barat" yang berpacu dilahan basah, cuman yang membedakan cara pengendara sapinya. coba kita bisa googling perbedaaan karapan sapi dan sapi brujul. Bagi kita yang hobi dengan memotret budaya, trav...

drama roso

Walau sudah mengerti atau hanya sebatas tau tentang konsep hidup ternyata masih saja mengeluh dan itulah manusia tempat salah dan lupa. Aku terhibur dan melegakan hati ketika istriku pagi-pagi sudah repot mempersiapkan bekal Untuk ku agar aku tidak lupa makan katanya. beberapa potongan susi yang istriku Siapkan memberikan energi positif kepadaku  tentang sebuah keharusan saya berjuang untuk mereka, walau hari ini bukan sebuah pekerjaan tapi istriku  meyakini apa yang aku lakukan akan  menghasilkan. Lega rasanya, sehari an aku me motret festival limagunung  yang tampaknya mood pemotret juga kurang baik. Ketika malam tiba aku rebahan di halaman rumah sambil melihat terangnya cahaya bulan dan satu pohon menjulang ke atas, perasaan  Rindu itu datang menghampiri. Sosok pabak terlintas di kepadaku, dan beberapa hari ini anakku sering mengajakku berdialog di depan rumah, ia mengatakan bahwa kakung ada di langit, ia ingin meminta baju polisi kep...