Langsung ke konten utama

Postingan

Realita jalanan ( REKAM PERADABAN )

  Realita di jalanan seringkali membisu tapi merangkai kata. terdiam disudut pasar kota yang sepi tiada pembeli kios-kios tertutup rapat karena mereka takut, entah takut apa? Tuhan seakan sisipkan pesan, KALIAN LUPA KEBERADAANKU. apa kalian masih sadar tentang keberadaannya? sehingga kita itu benar-benar di tahun 2021 menghisap ASAP Hitam. Dipakasa Tersenyum, tapi di bungkam, di paksa patuh tapi disiksa batinnya. Diluar rumah seakan tempat paling mengerikan, yang harusnya mata kita melihat keindahan  tentang ciptaanya yang mengagumkan. Mata dan keyakinan kita di sesatkan dengan ketakutan hingga kita tidak bisa membedakan dimana surga dan neraka. Bagai pengembala gemblung yang menyuruh dombanya antri masuk jurang satu persatu memang kita itu berjalan di tempat gelap tanpa cahaya, kami cuma bisa berjalan pelan dan lurus menuju cahaya. adakah rasa iba, adakah rasa yang seperti membelah didada melihat realita ini atas kebijakanmu? Bangsa kita butuh kacamata Iman untuk menghadapi r...

Berlian Biru

Lensasemutireng.blogspot.com _ Berlian biru. Kisah seorang lurah gendeng yang selalu ingin serba tau ketika ia terpilih dan di tugaskan di sebuah desa yang terletak di tepian kota. Yang mendengarkan kata si Bayan bahwa di desanya itu terdapat harta yang disembunyikan oleh leluhur. lalu kabar itu membuat lurah gendeng tersebut menjalankan laku puasa mutih  selama satu Minggu cuma untuk rasa penasarannya.  Setelah selesai melakukan puasa lurah itu seperti bermimpi berjalan di atas karpet merah dengan suasana berkabut dan melihat sebuah tanda dan bebatuan terlihat perhiasan yang tergeletak dan di jaga ular besar yang bersemayam di tengah-tengahnya. Terlihat berkilauan emas dan permata lalu lurah gendeng itu masih tidak percaya atas peristiwa yang ia alami. Dalam kesadarannya ia berkata " ya para leluhur, kalau apa yang aku lihat ini adalah kenyataan dan kepastian bukan mimpi, maka saya akan pinjam 2 cincin ini sebagai penanda bahwa aku datang di tempatmu, karena aku i...

komplek Paradise ( eps2 )

lensasemutireng.blogspot.com _ fotografi itu bagian alat yang merefleksikan diriku, apa yang aku lihat itu adalah kehendakmu, di setiap apa yang aku lihat adalah caramu membimbing dan menasehatiku. Air hujan pun menjadi bagian bahasamu, terlihat seperti badai yang menakutkan tetapi rasanya itu menyegarkan di atas kegersangan. Terlintas laki-laki bersepeda dengan buah hatinya, hujan pun membasahi mereka, aku tidak melihat sebuah kekawatiran mereka. Aku hanya melihat senyuman dan kebahagian, seperti rasa syukur yang tidak bisa terukur. Mungkin itu yang harus saya lakukan untuk hari ini dan seterusnya, menemanimu, berjuang, hingga batas waktu. Maju dan melaju lurus saja jangan berhenti, walau badai ada di depanmu jangan pernah mengeluh, karena Tuhan adalah pengasih dan penyayang. Dan tuhanpun kini bergaya drama komedi. Setelah memberiku inspirasi melalui pesepeda yang melintas, terlihat mobil tua mengangkut barang yang aku kira cukup berat. Dan hujan lebat waktu it...

keluar di dalam

Lensasemutireng.blogspot.com _ Keluar di dalam, keluar kok di dalam. Memang di situlah letak keajaiban dimulai dan berwujud.  Tanpa adanya kata ini tidak lah ada manusia setalah Mbah Adam, satu keturunan tetapi beda peradaban lupa asal usul pada akirnya saling tindas. Sebenarnya apa yang di cari kalau semua sudah di tuliskan begitu rapi atas kehendaknya, dan setiap orang akan memiliki lakon masing-masing dan selalu jadi pemeran utama karena sudah dipilihlah personal itu. .

Koplek Paradise ( eps 1 )

Lensasemutireng.blogspot.com _ Pagi itu ramai dengan semangat menyambut pagi, para penghuni keluar rumah beramai ramai mengukur jalan dengan santai, lelahpun menjadi menu utama para rutinitas.  Sendau gurau para penghuni dan suara bocah terdengar meriah dan renyah, dengan dilanjutakan memasang meja pingpong untuk menyambung keseruan. garis horisontal terlihat lurus seperti terobosan cahaya yang menembus ruang biru, aliran kebersamaan tampak teraasa walau hanya sesaat. si bola pingpong mulai mondar mandir di satu arah, terdengar suara gaduh tapi lucu, mungkin itu refleksi kebebasan di hari Minggu. ini cerita tentang bapak - bapak penghuni Komplek paradise.

kopi hari ini ( KopiGo )

Lensasemutireng.blogspot.com _ Setahun sudah aku dan adikku merintis di dunia Kopi, aku mengajak adikku tentang ruang kedaulatan yang harus di pegang teguh, yakin dan tidak tau cara untuk menyerah, walau biji kopi habis kita tidak bisa membeli lagi, tetapi kita akan selalu mengusahakan untuk ada agar kami tetap konsisten. Mungkin jikalau aku mau untuk melihat buku catatan dagangan kami selama satu tahun kami belum bisa menjual 1000 gelas kopi.  Tapi kami itu percaya kalau semua ada kesempatan dan waktunya, tidak pernah ada yang tau momentum dari tuhan akan datang kepada kami. Maka cara kami cuma konsisten dan berdaulat, jika memontum itu datang kita tetap siap dan tidak kaget dan gumunan. Kami benar-benar dari hal paling bawah dalam berbisnis. Sepi menjadi teman baik kami untuk merenung ramai adalah harapan kami. Tetapi semua itu bukan semata mata tujuan utama, tetapi kami itu hanya melakukan apa yg sudah di haruskan tuhan. Kami menunggu setiap waktu, beraharap walau pe...

Kopi Susu

Lensasemutireng.blogspot.com _ KOPI SUSU . Jaman sekarang banyak kawula muda yang tiba-tiba menjadi penikmat kopi, dan semakin banyak para pengusaha kopi di negara ini, mulai dari kedai kopi pinggir jalan hingga coffee shop yang bertema artistik untuk memikat para penikmat kopi. . Memang benar-benar belajar dari sebuah Biji kopi yang memberikan aroma, rasa, dan kejujuran lalu di sandingkan dengan susu murni yang mengingatkan seorang manusia harus tau diri bahwa tanpa ada ibu bumi yang terus menerus memberikan kebaikan tetapi dilupakan.  . Mungkin sudah waktunya untuk benar-benar jujur apa adanya, mungkin sudah waktunya kita benar-benar mengingat dan melihat siapa diri yang sejatinya sehingga sadar kita ini bukanlah bangsa kaleng, tapi kita ini adalah bangsa besar yang kaya akan anugrah dari sang yang maha kuasa. . dhikyaditya2021